Feb 13, 2010

Sedikit Tentang Guyonan Gusdur


Gusdur memang fenomenal, seorang guru bangsa yang sangat peduli dengan kaum minoritas, tampil sederhana walaupun jadi presiden sekalipun, kritis sekaligus menjadi sumber yang selalu menyegarkan suasana dengan guyonan yang penuh makna tetapi tidak pernah kehilangan bumbu lucunya. Ada beberapa guyonan Gusdur yang disampaikan dalam beberapa kesempatan yang akan saya ceritakan kembali disini.

Guyonan Gusdur 1 - Sang Pemburu

Suatu hari ketika Gusdur sedang mengajar Agama Islam disebuah SMA Kristen, Gusdur memberikan guyonan tentang kisah seorang pemburu harimau. Seorang pemburu lengkap dengan senapannya, sedang memburu macan yang sangat gesit. Ketika Sang Pemburu hendak menarik pelatuknya, tiba-tiba harimau yang gesit berbalik ke arah pemburu dan mengejar sang pemburu. Lari tunggang langgang sang pemburu dikejar harimau, sampai akhirnya sampailah ia di tepi jurang. Karena tak ada harapan, Sang Pemburu pasrah dan berdoa agar tidak diterkam harimau. Dan ternyata benar, sang harimau tidak jadi menerkamnya. Sang pemburu yang penasaran akhirnya bertanya kepada harimau, "Kenapa engkau tidak jadi menerkamku, Can?". Sang macan menjawab, "Saya sedang baca doa sebelum makan!". Sang pemburu "???@#@%@%??".

Guyonan Gusdur 2 - Presiden Indonesia

Dalam acara Kick Andy, Gusdur sempat melemparkan guyonan tentang semua presiden Indonesia yang gila. Presiden Soekarno, gila Wanita. Presiden Soeharto, gila harta. Presiden Habibie, gila beneran. Lah, Gusdur, bikin orang lain gila.

Dalam kesempatan yang lain guyonan Gusdur tentang presiden Indonesia juga dikemukakan Gusdur ketika ditanya tentang seringnya Gusdur jalan-jalan ke luar negeri. Akhirnya Gusdur bercerita, menurutnya, Soekarno itu negarawan, Soeharto itu hartawan, Habibie ilmuwan, sedangkan dirinya sendiri adalah wisatawan.

Guyonan Gusdur 3 - Nonton Film

Suatu hari ditahun 60an ketika Gusmus dan Gusdur kuliah di Mesir, di kampus Al Azhar, Gusmus sudah rapi dan siap untuk berangkat kuliah. Gusdur masuk ke kamar dan bertanya, "Mau kemana?". "Kuliah", jawab Gusmus. "Ayo bareng!". Akhirnya keduanya berangkat bersama naik bis, tapi ternyata busnya penuh sesak dan mereka tidak kebagian tempat duduk. Baru setelah dekat kampus Al Azhar mereka baru mendapatkan tempat duduk. Sesampainya di kampus Al Azhar, Gusdur tidak mau diajak turun. "Sayang, duduknya baru sebentar, nanti saja kalau duduknya sudah puas kita balik lagi," jawab Gusdur ketika ditanya Gusmus. Setelah cukup lama, Gusdur masih belum mau turun juga, baru setelah sampai dibioskop Gusdur mengajak Gusmus turun. "Lho kok turun disini?" tanya Gusmus. Lalu Gusdur menujukkan dua buah tiket bioskop. Akhirnya keduanya tidak jadi kuliah.

Guyonan Gusdur 4 - Polisi jujur

Menurut Gusdur, polisi di Indonesia yang jujur cuma ada tiga. Polisi jujur yang pertama adalah Hugeng, polisi kedua yang jujur adalah patung polisi dan yang ketiga adalah polisi tidur.

Beberapa guyonan Gusdur yang lain dapat Anda baca di www.okezone.com atau di www.gusdur.net.


Klik tombol untuk share di facebook Anda!

Berita Terkait



1 comments:

supriadi on March 4, 2010 at 8:28 AM said...

Gus Dur I loved U

Post a Comment